Concrete Noun (Kata benda berwujud)

Concrete Noun (Kata benda berwujud)


Concrete Noun


Concrete Noun atau kata benda yang berwujud, dapat di lihat, dan dapat diraba oleh indera manusia, misalnya : Doni, Aldi (Nama orang), Banjarmasin, Bandung (nama kota), man (laki-laki), pencil (pensil) dan lain-lain.

Concrete Noun (kata benda berwujud) dibagi menjadi 4 golongan yaitu :

1. Proper Noun (Kata benda nama diri)

Proper noun adalah kata benda yang menunjukkan nama, seperti nama orang, negara, kota, sekolah, perusahaan, nama tempat, atau nama sesuatu tertentu. Pada umumnya proper noun ditulis dengan huruf besar pada huruf awalnya, misalnya :
Adi, Dina, Sapta (nama orang), Indonesia, Malaysia (nama negara), Unlam University (nama sekolah), CV. Berkah Maju Mundur (nama perusahaan), etc.

Proper Noun (Kata Benda Nama Diri) ini tidak boleh menggunakan Article (Kata Sandang) “the, a, dan an”, misalnya contoh berikut ini :
  • The Deni is a student (salah)
  • Deni is a student (benar) 
  • Deni adalah seorang pelajar.
2. Common Noun (Kata Benda Umum)

Common Noun adalah kata benda yang menunjukkan suatu benda secara umum atau tidak tertentu, misalnya :
Eraser (penghapus), island (pulau), pencil (pensil), teacher (guru), Market (pasar), shop (toko), etc.
Common Noun (Kata Benda Umum) selalu memakai Article (Kata Sandang) “the, a atau an”, misalnya :
  • Girl is my step-sister. (salah)
  • The Girl is my step-sister. (benar)
  • Anak perempuan itu adalah saudari tiriku.
  • I saw soldier in the park. (salah)
  • I saw the soldier in the park. (benar)
  • Saya melihat tentara itu di taman.
Jika Common Noun tidak memakai Article (Kata Sandang) di depannya, maka common noun akan memiliki arti luas, dan kadang-kadang artinya berubah, misalnya :
  • I saw soldier in the park.
  • Saya melihat tentara di dalam taman.
  • Tentu saja kata “soldier” disini mempunyai arti luas dan banyak, tidak hanya satu orang saja.
  • I saw the soldier in the park.
  • Saya melihat tentara itu di dalam taman.
  • Antara pembicara dan yang diajak bicara telah mengerti bahwa hanya ada satu orang tentara yang sedang mereka bicarakan atau yang dimaksud dalam pembicaraan.
Tetapi ada juga Common Nun yang selalu tidak memakai Article (Kata Sandang), misalnya :
  1. A box of pencils. Sekotak pensil.
  2. By bus. Naik bis.
  3. Shake hands. Bersalaman.
Collective Noun (Kata Benda Kolektif)

Collective Noun adalah kata benda yang menyatakan suatu kumpulan atau kelompok, misalnya :
Audience (hadirin), team (tim), fleet (armada), crowd (keramaian orang), etc.

Collective Noun merupakan benda jamak (lebih dari satu) meskipun collecive noun menggunakan kata sandang a atau an jadi, jika menggunakan collective noun dalam kalimat harus dianggap sebagai benda jamak (plural). Oleh sebab itu, kata kerjanya (verb) harus berbentuk jamak, yaitu tanpa penambahan “-s/es” untuk verb-biasa dan memakai to be “are” untuk verb-tobe, misalnya :

1. The audience gives hilarious applaus to the magician.
        Hadirin memberkan tepuk tangan yang meriah kepada pesulap itu.

2. My Class is studying English now.
        Kelasku sedang belajar bahasa inggris sekarang.

Material Noun (Kata Benda Material)


Material Noun adalah kata benda yang menyatakan bahan, baik itu bahan mentah atau bahan baku, barang tambang dan sejeninsnya, misalnya :
Silver (perak), gold (emas), copper (tembaga), bronze (perunggu), iron (besi), diamond (intan), etc.

Material noun dapat digunakan dengan Article “the”, tetapi tidak dapat digunakan dengan Article “a” atau “an”, misalnya :
1. I found a gold on that hill (salah)
        I found the gold on that hill (benar)
        Saya menemukan emas di atas bukit itu.

Share :

Facebook Twitter Google+
0 Komentar untuk "Concrete Noun (Kata benda berwujud)"

Bagaimana menurut Anda? Senang sekali jika Anda mau berbagi pendapat dengan saya disini. :)

Contact

Name

Email *

Message *